Cara Menghitung & Menentukan Harga Fotocopy Per lembar

Author:
Cara Menghitung & Menentukan Harga Fotocopy Per lembar:

Berapa harga fotocopy perlembar yang sesuai untuk konsumen di daerah Anda? tidak masalah apakah anda di Jakarta, surabayara, Mataram, Aceh atau daerah lainnya, rumus cara menghitung harga per lembar layanan fotocopy ini akan menjawab itu. Dengan mengetahui komponen penghitungan harga fotocopy berikut sobat bisa menentukan harga yang leih murah atau lebih memilih menaikkan harga ketimbang mengikuti arus persaingan dengan para pesaing bisnis dengan model yang sama. Metode penentuan harga fotokpopi yang akan dibahas diharapkan dapat menjadi acuan untuk kawan Havia yang masih bingung dengan bagaimana cara menghitung harga fotocopy yang benar.
Rupiah dan Penentuan Harga perlembar fotocopy
Tutorial ini dimaksudkan agar para pemula dapat dengan mudah beradaptasi dengan bisnis baru mereka --Layanan fotocopy rumahan atau bisnis percetakan dengan penggunaan alat yang sama atau bekerja serupa.

Cara Menentukan Harga Fotocopy Per lembar

Sebelum berlanjut ke rumus cara menghitung harga fotocopy, mari kita sedikit memahami komponen apa saja yang menjadi penentu harga per lembar jasa fotocopy, ini dia:

1. Harga Kertas
2. Harga Toner
3. Harga sparepart
4. Biaya Mainenance
5. Biaya Listrik
6. Gaji Karyawan

Semua komponen tersebut harus dijadikan perlembar, contoh: jika sobat membeli 1 rim kertas A4 dengan isi 500 lembar per rim-nya dengan harga Rp. 25.000,- maka harga selembar kertas itu adalah 25.000:500=50. Jadi, harga perlembar kertas adalah Rp.50,-. Begitu juga dengan komponen harga yang lainnya. Listrik misalnya, jika sobat menggunakan token pulsa listrik, sobat bisa menghitung berapa lembar kertas yang terprint sampai nominal token yang dibeli habis --ini jika biaya listrik dibebankan hanya pada mesin fotocopy. Kemudian gunakan rumus seperti ketika kita ingin mengetahui harga per lembar kertas yang sudah disebutkan. Begitu seterusnya sehingga sobat menghabiskan semua komponen diatas. Perlu diperhatikan juga biaya tak terduga dan lain sebagainya. Ingat ya...

Selanjuutnya, untuk menentukan harga fotocopy perlembar bisa digunakan rumus penghitungan harga fotocopy berikut:

Jumlahkan semua biaya perlebar dari semua komponen yang telah anda tentukan sebelumnya. Untuk kasus diatas akan seperti ini

Harga kertas perlembar + (ditambah) harga toner perlembar + (ditambah) harga sparepart perlembar + (ditambah) harga maintenance/teknisi perlembar + (ditambah) biaya listrik perlembar + (ditambah) gaji karyawan perlembar.


Khusus untuk biaya karyawan dan harga listrik, mungkin akan sangat adil jika tidak hanya kita bebankan pada harga fotokopi saja. Sebab pastinya karyawan dan listrik juga digunakan untuk menghitung nilai / harga untuk produk/jasa yang lainnya seperti penjualan ATK (Alat Tulis dan Kantor), Penjilidan hard cover dan jasa jilid skripsi atau antar jemput dlsb. Semoga bermanfaat.